Akhirnya Terkuak !!! Mengapa Warna Merah di Pelangi Selalu Paling Atas?

Pelangi,Tentu hampir semua kita sudah tahu. Apalagi semasa anak-anak, setiap orang selalu antusias jika menyaksikan langsung pelangi dengan mata kepalanya sendiri.

Sedemikian populernya pelangi di kalangan anak-anak, begitu juga dengan lagu "Pelangi Pelangi" karya AT Mahmud. "Pelangi pelangi… Alangkah indahmu… Merah, kuning, hijau…Di langit yangbiru…," demikian cuplikan lagu itu.




Semasa sekolah dasar, kita juga sudah melakukan praktikum soal pembiasan dan penguraian cahaya. Dari situ kita tahu, warna-warni pelangi terbentuk, akibat cahaya matahari yang terurai akibat menembus air sisa hujan. Itulah mengapa, pelangi selalu terjadi mengiringi hujan.

Namun, tahukah Kamu, mengapa warna merah pada pelangi selalu ada di paling atas? Seorang anak menanyakan hal kritis itu ke "Anak Bertanya"

Fisikawan Phillips N. Gunawidjaja mengungkapkan, cahaya matahari yang terlihat putih oleh mata kita sebetulnya terdiri dari berbagai macam warna yang dapat terurai keti
Fisikawan Phillips N. Gunawidjaja mengungkapkan, cahaya matahari yang terlihat putih oleh mata kita sebetulnya terdiri dari berbagai macam warna yang dapat terurai ketika melewati benda tertentu seperti butiran air. "Proses terurainya cahaya matahari inilah yang disebut pembiasan," papar Doktor Fisika Zat Padat lulusan University of Warwick Inggris ini.

Warna-warna yang terurai tadi, lanjutnya, dibiaskan pada sudut tertentu. Warna merah merupakan warna yang terbiaskan paling sedikit, sedangkan warna ungu merupakan warna yang terbiaskan paling banyak.
"Karena itulah warna merah pada pelangi selalu tampak pada posisi di atas, sedangkan warna ungu selalu tampak pada posisi di bawah."

Comments

Popular posts from this blog

Ujaran Almarhum Olga Syahputra pada Mendiang Julia Perez Rupanya Jadi Kenyataan

NGERI!! VIDEO: Dibacakan Al Fatihah, Mahasiswi Korban Kristenisasi Melalui Ilmu Sihir Ini Langsung Kejang-Kejang

Wow! Di Masjid ini Uang Ratusan Ribu Berserakan di Lantai Merupakan Hal yang Biasa. Mau Tahu Kenapa